Iran Tegaskan Siap Perang Setelah Tembak Jatuh Drone AS

Nathania Riris Michico
Jenderal Hossein Salami. (FOTO: Vahid Salemi/AP)

"Ini adalah serangan tidak beralasan terhadap aset pengawasan AS di wilayah udara internasional," kata Kapten Bill Urban, juru bicara Komando Pusat (CENTCOM) AS.

"Tidak ada pesawat tanpa awak di wilayah Iran," imbuh dia.

Dia mengonfirmasi drone itu adalah RQ-4A Global Hawk dan memberikan misi intelijen, pengawasan, dan pengintaian real-time atas wilayah laut dan pesisir yang luas.

Presiden AS Donald Trump mengatakan Iran keliru karena menembak jatuh pesawat AS.

"Saya merasa sulit untuk percaya itu disengaja. Saya pikir itu bisa saja seseorang yang ceroboh dan bodoh," kata Trump.

"Itu langkah yang sangat bodoh, saya bisa memberitahu Anda."

Ditanya apakah AS akan membalas terhadap Iran, Trump mengatakan kepada wartawan; "Anda akan segera mengetahuinya."

Kantor Berita Republik Islam (IRNA) yang dikelola negara menyatakan drone ditembak jatuh ketika memasuki wilayah udara Iran di dekat distrik Kouhmobarak di Provinsi Hormozgan.

Penembakan drone ini adalah konfrontasi terbaru dalam perselisihan antara Iran dan AS, yang bermula dari keputusan Donald Trump menarik AS dari perjanjian nuklir 2015 antara Iran dengan enam kekuatan dunia.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Selat Hormuz Tegang, Trump Kirim Utusan ke Qatar: Iran Minta Bertemu

57 tahun lalu

Trump: Komunisme, Ancaman Terbesar bagi AS

57 tahun lalu

Serangan Pembalasan Iran ke Pangkalan Militer AS Makan Korban, 1 Warga Qatar Tewas

57 tahun lalu

Duh, AS-Iran Saling Serang Lagi Gara-Gara Salah Menafsirkan MoU Perjanjian Damai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal