Iran Tepis Diajak Gabung Pakta Pertahanan Makkah, Ini Faktanya

Anton Suhartono
Iran menepis laporan yang menyebut telah mendapat undangan untuk bergabung dalam Pakta Pertahanan Makkah (Foto: AP)

TEHERAN, iNews.id - Iran menepis laporan media massa Al Mayadeen yang menyebut pemerintah mendapat undangan untuk bergabung dalam Pakta Pertahanan Makkah, aliansi beranggotakan Arab Saudi, Turki, dan Pakistan.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Iran Esmail Baghaei menegaskan Iran belum mendapat undangan secara resmi. Meski demikian, pihaknya telah menerima proposal untuk berdialog dengan tiga negara anggota, membahas berbagai isu keamanan regional.

"Kami belum mendapat undangan resmi, namun proposal telah diajukan untuk dialog dengan negara-negara tersebut mengenai masalah yang berkaitan dengan keamanan bersama di kawasan," kata Baghaei, dalam konferensi pers di Teheran, Senin (24/8/2026).

Dalam kesempatan terpisah, Baghaei menegaskan Iran tidak punya alasan untuk menuduh pakta pertahanan tersebut dibentuk untuk melawan negaranya. Seperti diketahui, konflik Iran melawan Amerika Serikat dan Israel turut melibatkan negara Teluk karena keberadaan pangkalan-pangkalan militer AS di sana. 

Iran membalas serangan AS dengan menargetkan pangkalan militer tersebut, bahkan kapal tanker dan kilang minyak.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 jam lalu

Nah, Dubes AS di Turki Dipanggil Pulang gara-gara Lawan Israel

5 jam lalu

Netanyahu Waswas Anaknya Jadi Target Pembunuhan Iran

8 jam lalu

Menkeu AS Sebut Militer Iran Hancur 100%, Teheran: Tak Masuk Akal

8 jam lalu

Iran Diundang Gabung Aliansi Pakta Pertahanan Makkah oleh Turki Cs?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal