TEHERAN, iNews.id - Iran menegaskan situasi di Timur Tengah tak akan kembali normal seperti sebelum perang terbaru melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel pada 28 Februari lalu. Hal ini juga berlaku untuk pengaturan lalu lintas di Selat Hormuz.
Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi mengatakan, apa yang terjadi atau berlaku di Timur Tengah pada masa mendatang tidak akan sama seperti sebelum perang.
"Perang saat ini telah mengubah segalanya. Kita harus mengakui bahwa realitas baru telah muncul," kata Araghchi, dalam pidato di Kementerian Luar Negeri, sebagaimana dikutip dari stasiun televisi Iran, Press TV, Senin (26/10/2026).
Dia menambahkan, rute pelayaran melalui Selat Hormuz juga tidak akan sama lagi seperti sebelumnya, begitu pula cara pengelolaan jalur perairan strategis bagi pasokan energi global tersebut.
Lebih lanjut Araghchi menegaskan, Iran hanya bersedia bernegosiasi mengenai keamanan jika melibatkan pihak-pihak di dalam kawasan, bukan asing.