Iran Tuduh AS dan Israel di Balik Eksodus 60.000 Imigran Maroko ke Spanyol

Anton Suhartono
Iran menuduh Amerika Serikat (AS) dan Israel di balik kisruh perbatasan Maroko-Spanyol (Foto: AP)

TEHERAN, iNews.id - Iran menuduh Amerika Serikat (AS) dan Israel di balik kisruh perbatasan Maroko-Spanyol. Sekitar 60.000 imigran, sebagian besar asal Maroko, nekat menyeberangi perbatasan untuk masuk wilayah Ceuta, Spanyol, pada Kamis hingga Sabtu pekan lalu.

Jumlah 60.000 imigran itu sama saja dengan 70 persen populasi Ceuta. Sebagian besar dari mereka menyeberangi perbatasan dengan berenang di laut.

Kedutaan Besar (Kedubes) Iran untuk Kenya menduga, AS dan Israel mengatur penyeberangan imigran massal dari Maroko ke Ceuta. Alasannya, AS-Israel ingin menghukum Spanyol karena menolak tunduk pada tekanan terkait konflik Timur Tengah. 

Spanyol berselisih dengan AS dan Israel terkait perang Gaza dan serangan terhadap Iran.

Iran menyebut gelombang imigran itu sebagai operasi yang diorganisasi oleh AS dan Israel, dikoordinasikan dengan otoritas dari negara tetangga untuk menggoyahkan stabilitas Spanyol.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Rupiah Kembali Ditutup Melemah Hari Ini, Sentuh Rp18.160 per Dolar AS

1 hari lalu

Mencekam! Rekaman Kopilot Jet Pribadi Sebelum Jatuh di Florida: Kami Akan Hantam Tanah!

1 hari lalu

AS Serang Iran Lagi, Ledakan Terdengar di Pulau Qeshm

1 hari lalu

Qatar Kutuk Netanyahu, Tak Terima Dituduh Cawe-Cawe Pemilu Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal