Iran Tuduh AS Langgar Wilayah Udara, Gencatan Senjata Terancam Gugur?

Anton Suhartono
Ilustrasi militer Iran menuduh AS melanggar wilayah udara dalam serangan pada Senin (25/5) (Foto: KLTV)

TEHERAN, iNews.id - Militer Iran menuduh Amerika Serikat (AS) melanggar wilayah udara dalam serangan pada Senin (25/5/2026). AS melancarkan serangan udara ke Bandar Abbas, memicu ledakan di beberapa lokasi.

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyebut, beberapa pesawat militer AS melanggar wilayah udaranya. Oleh karena itu, IRGC berhak untuk membalas.

"Tentara Amerika, sebagai kelanjutan dari aksi petualangan di wilayah tersebut, telah melanggar wilayah udara Iran di kawasan Teluk Persia," bunyi pernyataan Selasa (26/5/2026), seperti dilaporkan kantor berita Fars.

IRGC memperingatkan AS akan menanggapi pelanggaran tersebut dengan pembalasan. 

Iran memiliki hak yang sah untuk mengambil tindakan atas setiap pelanggaran gencatan senjata oleh militer AS.

IRGC juga mengklaim telah mengerahkan sistem pertahanan udara dan menembak jatuh pesawat tanpa awak MQ-9, serta memaksa jet tempur F-35 serta drone serbu RQ-4 meninggalkan wilayah udara Iran.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
11 jam lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

Internasional
13 jam lalu

DPR AS Sahkan Resolusi Batasi Wewenang Trump dalam Perang Iran

Internasional
15 jam lalu

Kuwait Tegaskan Tak Izinkan Negara Mana pun Gunakan Wilayahnya Serang Iran

Internasional
16 jam lalu

Trump: Pemimpin Iran Mojtaba Terlibat Langsung dalam Perundingan Damai dengan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal