Iran Tunggu Jawaban AS soal Proposal Terbaru Pembukaan Selat Hormuz

Anton Suhartono
Abbas Araghchi mengatakan Iran menunggu tanggapan resmi dari AS soal proposal terbaru (Foto: AP)

Kepala negosiator Iran Mohammad Bagher Ghalibaf mengatakan, tidak akan ada infrastruktur yang aman di kawasan jika Iran sendiri tidak memperoleh jaminan keamanan.

"Di kawasan, di mana kita tidak bisa menjual minyak, tidak ada orang lain yang bisa menjual minyak; atau jika keamanan kita tidak terjamin, tidak ada infrastruktur yang tetap aman," kata pria yang juga menjabat ketua parlemen Iran itu.

Pernyataan tersebut disampaikan ketika negosiasi AS-Iran masih berlangsung di New York. Ancaman itu memperlihatkan kerasnya posisi Teheran di tengah upaya diplomatik untuk mencari jalan keluar terkait Selat Hormuz.

Selat Hormuz menjadi bagian penting dalam pembicaraan karena jalur tersebut merupakan salah satu rute utama perdagangan minyak dunia. Setiap perkembangan mengenai akses pelayaran di kawasan tersebut berpotensi berdampak pada arus perdagangan energi.

Kini, perhatian tertuju pada respons AS terhadap proposal Iran. Jawaban Washington akan menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan perkembangan pembicaraan mengenai pembukaan kembali Selat Hormuz.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 jam lalu

California Resmi Tetapkan Idul Fitri dan Idul Adha Hari Libur Negara Bagian

6 jam lalu

Iran Ancam Serang Infrastruktur Negara-Negara Timur Tengah jika Digempur AS Lagi

7 jam lalu

Nah, Trump Bantah Bakal Longgarkan Sanksi untuk Iran

8 jam lalu

Terungkap! Ini Alasan Trump Tolak Tawaran Iran Buka Selat Hormuz

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal