TEHERAN, iNews.id -Iran memperingatkan Amerika Serikat (AS) bahwa serangan lanjutan terhadap negaranya akan dibalas dengan senjata baru dan target-target yang berbeda di Timur Tengah. Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) bahkan menyatakan telah menyiapkan kemampuan baru yang disebut akan mengejutkan dunia.
IRGC menegaskan sejumlah pangkalan, target militer, dan kepentingan-kepentingan AS yang menjadi sasaran serangan Iran nantinya belum tentu sama dengan target sebelumnya. Iran mengancam akan membidik lokasi-lokasi baru yang selama ini belum pernah diserang.
"Kami akan menghadirkan senjata baru dengan kemampuan baru di medan perang, dan dunia akan terkejut," bunyi pernyataan IRGC, seperti dikutip dari AFP, Sabtu (26/9/2026).
IRGC juga menegaskan militernya siap menghadapi perang berkepanjangan melawan AS dan Israel. Pernyataan itu disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan dan kekhawatiran bahwa konflik dapat kembali memasuki fase serangan besar.
Komando Militer Iran, Markas Besar Pusat Khatam Al Anbiya, sebelumnya menyatakan AS sedang merencanakan operasi militer baru terhadap Iran. Namun, pihak Iran tidak memberikan penjelasan lebih rinci mengenai bentuk maupun waktu operasi yang disebut tersebut.
Iran juga mengeklaim pejabat AS dan sejumlah negara Timur Tengah telah menggelar pertemuan di Eropa untuk membahas rencana tersebut. Klaim itu muncul ketika Teheran meningkatkan peringatan mengenai kemungkinan serangan baru AS.