Iran Tunjuk Esmail Qaani sebagai Komandan Pasukan Elite yang Baru Gantikan Soleimani

Anton Suhartono
Ayatollah Ali Khamenei (Foto: AFP)

Soleimani tewas bersama pejabat militer Irak setelah rombongannya dihantam roket AS di bandara Baghdad. Serangan terhadap Soleimani diperintah langsung oleh Presiden AS Donald Trump.

Departemen Pertahanan AS mengungkap, pembunuhan Soleimani dilakukan demi melindungi personel AS yang bertugas di Timur Tengah.

"Jenderal Qasem Soleimani meninggal sebagai tindakan defensif untuk melindungi personel AS di luar negeri," demikian pernyataan Pentagon.

Soleimani merupakan salah satu tokoh populer di Iran dan dipandang sebagai musuh mematikan bagi AS dan sekutunya. Sebaliknya, di dalam negeri dia dielu-elukan sebagai pahlawan.

Hal ini karena dia memimpin Pasukan Quds, unit di bawah Pasukan Garda Revolusi, yang bertugas menjalankan misi luar negeri. Soleimani sudah memimpin Pasukan Quds sejak sebelum AS menginvasi Afghanistan pada 2001.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
5 jam lalu

Penembakan di Acara Trump, Gedung Putih: Pelaku Ingin Bunuh Presiden dan Pejabat Lain

Internasional
51 menit lalu

Pelaku Penembakan di Acara Trump Ingin Incar Para Pejabat AS, Motif Masih Misterius

Internasional
17 jam lalu

Pelaku Penembakan Acara Gedung Putih Ditangkap, Trump Puji Gerak Cepat Secret Service

Internasional
18 jam lalu

Trump Dievakuasi dari Gedung Putih akibat Penembakan: Sesuai Protokol!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal