Iran Ubah Doktrin Nuklir jika Diserang AS: Pembalasannya Akan Lebih Dahsyat

Anton Suhartono
Iran akan mengubah doktrin nuklir jika diserang Amerika Serikat (Foto: AP)

TEHERAN, iNews.id - Iran akan mengubah doktrin pertahanan dan program nuklir jika fasilitas nuklirnya diserang. Ketegangan antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) meningkat setelah tawaran negosiasi nuklir langsung dari Presiden Donald Trump ditolak oleh negara itu.

Wakil Kepala Urusan Politik Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) Jenderal Yadollah Javani menegaskan agresi militer berarti legitimasi untuk menaikkan level industri nuklir negaranya, dari kepentingan sipil menjadi militer atau persenjataan.

"Jika ancaman terhadap program nuklir benar-benar terjadi, Iran akan merevisi doktrin pertahanan dan esensi program nuklirnya. Esensi revisi ini sangat jelas," kata Javani, diberitakan kantor berita Fars.

Dia lalu menegaskan, negara asing tidak akan bisa mencapai tujuan agresi mereka di Iran, termasuk menghancurkan industri nuklir.

"Tindakan musuh tersebut hanya akan membawa industri nuklir Iran ke tingkat yang baru," tuturnya, sepeti dilaporkan kembali Sputnik, Kamis (3/4/2025).

Kekejaman dan penghancuran yang dilakukan AS dan Israel terhadap Iran, lanjut dia, akan menghadapi pembalasan lebih dahsyat lagi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
3 jam lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, Sekjen PBB: Ini Momen Genting Dunia

Internasional
5 jam lalu

Ngeri! Pesawat Mendarat Darurat di Jalan Raya Hantam Mobil

Internasional
6 jam lalu

Skandal Jeffrey Epstein Guncang Inggris, Pangeran Andrew Dituduh Bocorkan Rahasia Negara

Internasional
6 jam lalu

Miris, Muslimah Palestina Kehilangan Ratusan Anggota Keluarga di Gaza kini Ditangkap Imigrasi AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal