Isi Surat Rahasia Presiden Venezuela Maduro ke Putin dan Xi Jinping Minta Bantuan Hadapi Amerika

Anton Suhartono
Nicolas Maduro mengirim surat kepada Vladimir Putin dan China Xi Jinping, berisi permohonan bantuan perang hadapi AS (Foto: AP)

Kehadiran armada militer AS di Karibia belakangan ini membuat Karakas semakin waspada. Washington berdalih operasi tersebut dilakukan untuk memerangi penyelundupan narkoba, namun pemerintah Venezuela menuduh langkah itu sebagai upaya provokasi dan ancaman langsung terhadap kedaulatan negara.

Sejak September lalu, pasukan AS melancarkan belasan kali serangan terhadap kapal Venezuela yang dituduh terlibat penyelundupan narkoba, menewaskan sedikitnya 61 orang. Peristiwa itu menjadi salah satu tantangan terberat bagi Maduro sejak ia berkuasa pada 2013.

Pengamat geopolitik menilai, langkah Maduro mencari bantuan ke Rusia, China, dan Iran menunjukkan terbentuknya kembali blok kekuatan anti-Barat di era pasca-Perang Dingin. Ketiga negara tersebut selama ini dikenal sebagai sekutu politik dan ekonomi Venezuela dalam menghadapi tekanan sanksi dari AS.

“Situasi ini sangat mengingatkan pada Krisis Rudal Kuba tahun 1962,” ujar pengamat politik internasional asal Meksiko, Luis Herrera, kepada media lokal. 

“Perbedaannya, kini bukan hanya Uni Soviet yang terlibat, melainkan juga China dan Iran, yang membuat konstelasi global jauh lebih rumit.”

Ketegangan di Karibia kini menjadi sorotan dunia. Jika benar Venezuela menerima bantuan militer dari negara-negara sekutu, wilayah tersebut berpotensi menjadi front baru persaingan global antara Washington dan blok Eurasia.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
7 jam lalu

Iran: Tawaran Damai Trump Hanya Sandiwara untuk Tenangkan Pasar

Internasional
11 jam lalu

Ditarik dari Medan Perang Iran, Kapal Induk AS USS Gerald R Ford Ternyata Banyak Masalah

Internasional
12 jam lalu

Trump Sembunyikan Sosok Calon Potensial Pemimpin Iran Berikutnya, Takut Dibunuh

Internasional
13 jam lalu

Heboh, Wapres AS JD Vance Dilaporkan Cekcok dengan PM Netanyahu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal