Ismail Sabri Jadi PM, Mahathir malah Singgung Malaysia Negara Terburuk di Dunia Tangani Covid

Anton Suhartono
Mahathir Mohamad (Foto: Reuters)

KUALA LUMPUR, iNews.id - Tokoh oposisiMalaysiaMahathir Mohamad tampaknya enggan larut dalam kehebohan politik setelah terpilihnya Ismail Sabri Yaakob sebagai perdana menteri yang baru. Berbeda dengan pemimpin oposisi Anwar Ibrahim yang menerima keputusan Raja Malaysia, Mahathir justru mengunggah pesan mengenai buruknya penanganan wabah Covid-19 di negaranya. 

Dalam cuitan di akun Twitter @chedetofficial, Mahathir mengutip laporan majalah The Economist bahwa Malaysia negara terburuk di dunia dalam penanganan wabah Covid-19.

"Majalah Economist melaporkan bahwa Malaysia negara terburuk di dunia terkait dengan penanganan wabah Covid-19. Malaysia disebut negara 'worst performer' dibandingkan negara lain di dunia," demikian cuitan pria 96 tahun itu, Jumat (20/8/2021).

Dia lalu mengungkit soal penambahan kasus infeksi harian Covid-19 di Malaysia pada Jumat yang mencapai rekor tertinggi selama pandemi, yakni menembus 23.000 orang. Selain itu ada penambahan kasus kematian akibat virus corona di hari yang sama 233 orang, belum termasuk mereka yang bunuh diri karena stres.

"Tekanan jiwa yang ditanggung semua rakyat amat berat. Banyak yang kehilangan sanak keluarga, anak-anak kehilangan ibu-bapak yang dengan tiba-tiba menjadi yatim piatu, kehilangan kepala rumah tangga, kehilangan teman dan keluarga. Penderitaan mereka sangat berat sehingga ada yang bunuh diri," tuturnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

PM Malaysia Anwar Ibrahim Telepon Jokowi, Sampaikan Solidaritas Erupsi Anak Krakatau dan Karhutla

2 hari lalu

Jokowi: Pemimpin Bukan Hanya Memahami Kekuasaan, tapi Benar-Benar Paham Rakyat

4 hari lalu

Pemerintah RI Beri Penegasan Status WNI bagi 1.512 Anak Pekerja Migran Indonesia di Malaysia

7 hari lalu

Kunjungan Wisman Tembus 8,97 Juta hingga Juli 2026, Terbanyak dari Malaysia-China

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal