Israel Akui Kemerdekaan Kosovo, Serbia Ancam Batalkan Kesepakatan Diplomatik

Arif Budiwinarto
Presiden Serbia, Aleksandar Vucic bertemu dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu membahas kesepakatan hubungan diploamtik dua negara pekan kemarin. (foto: Times of Israel)

BELGRADE, iNews.id - Pembicaraan diplomatik Serbia dan Kosovo yang dimediasi Amerika Serikat tak serta membawa keuntungan penuh bagi Israel sebagai sekutunya. Bahkan, Serbia dikabarkan akan menarik rencananya menempatkan misi internasional di Jerusalem.

Seorang sumber yang dekat dengan pemerintah Serbia mengatakan bahwa pengakuan resmi atas deklarasi kemerdekaan Kosovo pada 2008 oleh Israel berpotensi menghancurkan hubungan negara Yahudi itu dengan Beograd, demikian yang dikutip dari Times of Israel pada Rabu (9/9/2020).

Serbia juga mengancam akan membatalkan rencana mereka memindahkan kantor misi internasional ke Jerusalem, ibu kota Israel.

"Ini bisa berakhir menjadi kekacauan yang nyata, kecuali ada kompromi mengenai hubungan seperti apa yang akan dimiliki Israel dengan Kosovo," kata sumber.

Pada Jumat pekan kemarin, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengeluarkan pernyataan yang menyebut Kosovo dan Israel telah mencapai kesepakatan untuk "membangun hubungan diplomatik penuh antara dua negara."

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
13 jam lalu

Panglima Angkatan Darat Iran Perintahkan Tentara Siaga Tinggi, Ada Apa?

2 hari lalu

Trump Klaim AS Kalahkan Iran dalam Perang

2 hari lalu

Ini Target Serangan Terbaru AS-Israel ke Iran, Gunung Pickaxe dalam Bidikan

2 hari lalu

AS-Israel Dilaporkan Siapkan Serangan Besar-besaran ke Iran usai Pemilu Sela

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal