Israel Bombardir Lebanon saat Gencatan Senjata, Presiden Joseph Aoun Murka

Anton Suhartono
Presiden Lebanon Joseph Aoun mengecam keras serangan udara besar-besaran yang dilancarkan Israel ke berbagai wilayah Lebanon (Foto: AP)

Dia menuduh Tel Aviv menggunakan alasan “keamanan” untuk menghancurkan infrastruktur produktif Lebanon.

“Israel berusaha menghancurkan ekonomi Lebanon dengan dalih keamanan palsu. Mereka tidak pernah menghormati perjanjian damai apa pun,” kata Aoun, seperti dikutip dari Anadolu, Jumat (17/10/2025).

Aoun menambahkan, pemerintah Lebanon akan memperkuat kehadiran militernya di wilayah selatan untuk mencegah agresi lebih lanjut. 

“Kami akan menambah jumlah pasukan di selatan Sungai Litani menjadi 10.000 personel pada akhir tahun ini,” ujarnya.

Gencatan senjata antara Lebanon dan Israel sebenarnya telah disepakati sejak November 2024, menyusul konflik lintas batas selama setahun penuh yang menewaskan lebih dari 4.000 orang dan melukai sekitar 17.000 lainnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
6 jam lalu

Nah, Menlu Israel Bantah Negaranya Akan Usir Seluruh Warga Gaza

7 jam lalu

Netanyahu Klaim Kepemimpinan Iran di Ambang Keruntuhan

7 jam lalu

Bukan Cuma Tutup Konsulat, Israel Usir Diplomat Inggris dari Tepi Barat dalam 7 Hari

24 jam lalu

Israel Tutup Paksa Konsulat Inggris di Yerusalem Timur, Usir Diplomat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal