Israel Buat Rencana Permukiman Baru, Bangun 9.000 Rumah di Yerusalem Timur

Nathania Riris Michico
Pemandangan permukiman Har Homa di Yerusalem Timur yang dicaplok Israel. (FOTO: AHMAD GHARABLI / AFP)

YERUSALEM, iNews.id - Israel berencana membangun 9.000 rumah pemukim di Yerusalem timur yang dicaplok. Menurut lembaga pengawas Peace Now, proyek tersebut merupakan yang pertama di kota itu selama lebih dari 20 tahun.

Rincian rencana itu muncul sehari setelah kementerian transportasi Israel menyetujui proposal kontroversial untuk memperpanjang jalur kereta api dari Tel Aviv ke Kota Tua Yerusalem.

Peace Now menyatakan, kementerian perumahan pekan lalu mengajukan rencana ke Kota Yerusalem untuk membangun unit pemukiman di lokasi bekas bandara Atarot, di antara dua lingkungan Palestina.

Disebutkan, persetujuan akhir dari proyek itu bisa memakan waktu bertahun-tahun.

"Tetapi jika dibangun, itu akan mendorong ganjalan di jantung kesinambungan perkotaan Palestina antara Ramallah dan Yerusalem Timur, sehingga mencegah pembentukan negara Palestina yang layak dengan ibu kotanya di Yerusalem Timur," demikian laporan Peace Now, seperti dilaporkan AFP, Rabu (19/2/2020).

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
19 jam lalu

AS Jatuhkan Sanksi kepada Presiden Pengadilan Kriminal Internasional Tomoko Akane

20 jam lalu

Penjara Israel Siapkan Ruang Khusus Eksekusi Mati Tahanan Palestina

2 hari lalu

Menteri Radikal Israel Serukan Usir Warga Gaza, Diisi Pemukim Yahudi

2 hari lalu

Netanyahu Bilang ke Menantu Trump, Israel Akan Terus Bunuh Warga Gaza

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal