Israel dan Hamas Sepakati Pengiriman Bantuan Kemanusiaan dan Obat-obatan ke Gaza

Anton Suhartono
Qatar mengumumkan keberhasilan mediasi pengiriman bantuan kemanusiaan antara Israel dan Hamas (Foto: Reuters)

Kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebelumnya menyatakan, dua pesawat Angkatan Udara Qatar yang membawa obat-obatan akan mendarat di Mesir. Obat-obatan itu dibeli dari Prancis berdasarkan permintaan Israel.

Sebelumnya, Philippe Lalliot, kepala Pusat Krisis Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Prancis, mengatakan negosiasi ini berlangsung alot memakan waktu beberapa pekan. Ide awalnya merupakan permintaan dari keluarga beberapa sandera Israel.

Paket medis itu ditujukan untuk 45 sandera yang cukup untuk memenuhi kebutuhan selama beberapa bulan. Pengirimannya sampai ke para sandera akan berkoordinasi dengan Komite Palang Merah Internasional (ICRC).

Lalliot mengatakan, ada tiga sandera warga Prancis yang masih ditahan di Gaza. Namun mereka tak dalam kondisi membutuhkan pengobatan darurat.

Israel melancarkan serangan ke Jalur Gaza sejak 7 Oktober, menewaskan setidaknya 24.285 orang hingga Selasa (16/1/2024), sebagian besar anak-anak dan perempuan. Sementara 61.154 lainnya terluka.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
16 jam lalu

Tolak Kunjungan Presiden Israel, Ratusan Demonstran Australia Kepung Gedung Parlemen

Internasional
19 jam lalu

Hamas Tolak Serahkan Senjata dan Intervensi Asing: Gaza Milik Palestina!

Internasional
22 jam lalu

Militer Israel Kekurangan Tentara akibat Perang Gaza, Paling Sedikit Sepanjang Sejarah

Nasional
1 hari lalu

Istana: Indonesia akan Kirim 8.000 Prajurit TNI untuk Misi Perdamaian di Gaza

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal