Israel Gempur Lebanon Bikin Iran Murka, Trump: Seharusnya Tak Terjadi

Anton Suhartono
Donald Trump menegaskan serangan Israel ke Beirut, Lebanon, Minggu (14/6), seharusnya tidak terjadi (Foto: AP)

DUBAI, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menegaskan serangan Israel ke Beirut, Lebanon, Minggu (14/6/2026), seharusnya tidak terjadi. Serangan tersebut memicu protes keras dari Iran yang berupaya memasukkan Lebanon bagian daei keapakatan damai.

Serangan brutal Israel ke Beirut itu berlangsung saat AS dan Iran dijadwalkan menandatangani perjanjian damai pada Minggu.

Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf mengatakan di media sosial X, serangan itu menunjukkan bahwa AS tidak memiliki kemauan untuk melaksanakan komitmennya atau tidak memiliki kemampuan untuk melakukannya. 

“Jika Anda tidak memiliki kemauan atau kemampuan untuk memenuhi komitmen Anda, maka tidak ada gunanya membicarakan kelanjutan jalan ini,” kata pria yang memimpin delegasi Iran dalam perundingan damai dengan AS, dikutip Senin (15/6/2026).

Sementara itu dalam komentarnya di akun Truth Social pasca-serangan Israel ke Lebanon, Trump mengeklaim tak akan memengaruhi rencana penandatanganan kesepakatan pada Minggu. Dia menegaskan kesepakatan damai masih di depan mata.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
7 jam lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.722 per Dolar AS

9 jam lalu

Panas Lagi! Iran Tembak Jatuh Drone MQ-9 Reaper AS di Selat Hormuz

10 jam lalu

Setelah Yordania, Rudal Iran Hujani Pangkalan Militer AS di Uni Emirat Arab

13 jam lalu

Trump Posting Video AI AS Ngebom Pulau Kharg Iran: Hancur Berkeping-keping!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal