Israel Hentikan Siaran Al Jazeera terkait Perang di Gaza

Anton Suhartono
Israel menghentikan siaran stasiun televisi Al Jazeera di negaranya terkait perang di Gaza (Foto: Reuters)

Selama perang Israel-Hamas, Israel telah membunuh beberapa jurnalis Al Jazeera, termasuk Samer Abu Daqqa dan Hamza AlDahdooh. Keduanya terbunuh selama bertugas di Gaza. 

Sejauh ini belum ada komentar resmi dari pemerintah Qatar yang mendirikan Al Jazeera pada 1996.

Kantor Hak Asasi Manusia PBB juga mengkritik Israel atas penutupan Al Jazeera.

“Kami menyesalkan keputusan kabinet untuk menutup Al Jazeera di Israel. Media yang bebas dan independen sangat penting untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas. Saat ini, terlebih lagi mengingat adanya pembatasan ketat terhadap pemberitaan dari Gaza. Kebebasan berekspresi adalah bagian paling penting dari hak asasi manusia. Kami mendesak pemerintah untuk membatalkan larangan tersebut," demikian isi pernyataan kantor HAM PBB.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
8 jam lalu

Israel Gabung Board of Peace, Ini Reaksi Pemerintah Indonesia

Nasional
9 jam lalu

8.000 Prajurit TNI bakal Dikirim ke Gaza, DPR: Harus Cegah Pembunuhan Warga Sipil

Internasional
10 jam lalu

Khaled Meshal: Hamas Tak Akan Hilang Selama Israel Masih Menjajah Palestina

Internasional
12 jam lalu

Dahsyatnya Perang Gaza, 32% Warga Israel Butuh Perawatan Gangguan Jiwa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal