Israel Ingin Isolasi Betlehem, Usir Warga Kristen Palestina dan Rebut Tanahnya

Anton Suhartono
Israel Bezalel Smotrich mengumumkan rencana untuk membangun permukiman baru untuk Yahudi di Betlehem, menggusur tanah warga Kristen Palestina (Foto: AP)

Keluarga Kisiyye, penduduk Lembah Al Mahrur dekat Situs Warisan Dunia UNESCO Nahal Heletz, berjuang melawan aktivitas penjajahan Israel sejak lama. Pada 2019, otoritas Israel menghancurkan rumah dan bisnis keluarga tersebut di Lembah Al Mahrur. Kemudian pada Juli lalu, warga Israel datang dan membuat bangunan gubuk di tanah keluarga tersebut. Hal ini meningkatkan ancaman perampasan tanah di daerah sekitarnya.

Ketika keluarga itu melawan upaya Israel untuk merebut tanah, tentara Zionis justru mengusir mereka.

Alis Kisiyye, ahli waris tanah di Lembah Al Mahrur, mengatakan meski Pengadilan Pusat di Yerusalem memutuskan tanah tersebut milik keluarganya, warga Israel, dengan dukungan Smotrich, mengirim tentara untuk mengusir mereka.

“Kami adalah keluarga biasa, dan kami membuktikan di pengadilan bahwa kami memiliki tanah ini melalui kekuatan iman, tetapi mereka mencoba menggusur orang-orang melalui kekerasan dan perampas tanah. Namun, kami bertekad untuk melindungi tanah kami,” katanya.

Al Mahrur merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO yang juga kebun anggur yang subur. Kisiyye menyerukan kepada para pemilik tanah yang terancam dirampas untuk bersatu melawan aktivitas pemukiman penjajah tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 jam lalu

Perang Timur Tengah Semakin Meluas, Rusia Usulkan Moratorium Serangan

Internasional
6 jam lalu

Tak Bisa Dicegat, Rudal Hipersonik Iran Hantam Gedung Kementerian Pertahanan Israel

Internasional
7 jam lalu

Diancam Trump karena Tolak Bantu Serang Iran, Spanyol: Kami Bukan Bawahan AS

Seleb
10 jam lalu

Ikang Fawzi Kaget Dengar sang Putri Ingin Dobrak Jalur Laut ke Gaza: Jaga Diri dan Iman! 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal