Israel Ingin Kuasai 70% Wilayah Gaza, Jutaan Penduduk Terkurung di Pesisir

Anton Suhartono
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan militer untuk merebut hingga 70 persen wilayah Jalur Gaza (Foto: AP)

"Pertama-tama, 70 persen. Mari kita mulai dengan itu. Kita menekan mereka (Hamas) dari semua sisi. Kita akan menangani sisa-sisanya," ujarnya lagi.

Selama masa gencatan senjata, pasukan Israel seharusnya mundur ke belakang “Garis Kuning”, yakni batas kendali sepihak yang dibuat Israel. Berdasarkan peta militer, garis tersebut membuat Israel menguasai sekitar 53 persen wilayah Gaza, sementara Hamas masih memegang kendali atas wilayah lainnya.

Namun Israel memindahkan patok beton penanda Garis Kuning lebih jauh ke wilayah yang sebelumnya dikuasai Hamas. Langkah itu dinilai sebagai bentuk perluasan kontrol secara bertahap di tengah masa gencatan senjata.

Peta terbaru yang dirilis militer Israel pada Maret lalu menunjukkan area terlarang bagi warga Gaza semakin luas. Para pengamat menilai Israel kini mengendalikan sekitar 64 persen wilayah Gaza.

Netanyahu berulang kali menyebut militer Israel telah menguasai lebih dari 60 persen Gaza.

Sebelumnya Netanyahu berdalih penguasaan wilayah Gaza, Suriah, dan Lebanon diperlukan untuk membentuk zona penyangga guna mencegah potensi serangan terhadap Israel di masa depan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Profil Andrea Bocelli Penyanyi Dikabarkan Pendukung Israel yang Buta Total sejak Usia 12 Tahun

1 hari lalu

Andrea Bocelli Pendukung Israel? Faktanya Mengejutkan!

2 hari lalu

MUI Soroti Rekam Jejak Andrea Bocelli Dukung Israel, Desak Konser Dibatalkan

2 hari lalu

Netanyahu Manipulasi Laporan soal Potensi Serangan Hamas sebelum Perang 7 Oktober

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal