TEL AVIV, iNews.id - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengeklaim militernya saat ini menguasai 60 persen wilayah Jalur Gaza. Ini berarti pasukan Israel menguasai wilayah tersebut lebih luas dibandingkan dengan yang ditetapkan dalam proposal gencatan senjata pada Oktober 2025.
“Dalam 2 tahun terakhir, kita telah menunjukkan kepada seluruh dunia betapa dahsyatnya kekuatan yang tertanam dalam diri rakyat kita, negara kita, tentara kita, dan warisan kita,” kata Netanyahu, dalam pidatonya memperingati Hari Yerusalem atau pendudukan Israel atas wilayah Palestina itu, dikutip Sabtu (16/5/2026).
Dia menambahkan, Israel telah mencapai salah satu tujuannya dalam perang di Gaza yakni memulangkan seluruh sandera yang hidup dan mati.
Selain itu, lanjut Netanyahu, meski di tengah gencatan senjata, Israel tetap menguasai sebagian besar wilayah Gaza.
“Ada yang mengatakan, 'Keluar, keluar!' Kita tidak keluar. Hari ini kita menguasai 60 persen. Besok, kita lihat saja," ujarnya.