Israel Ingin Tempatkan Tentara di Gaza Pasca-Perang, Biden: Kesalahan Besar!

Anton Suhartono
Joe Biden mengingatkan Israel menempatkan pasukan di Gaza pasca-perang merupakan kesalahan besar (Foto: Reuters)

"Jika kita mundur, lalu siapa yang akan mengambil alih? Kita tidak bisa meninggalkan ruang hampa. Kita harus memikirkan bagaimana mekanismenya. Ada banyak ide yang dilontarkan," kata Herzog, dikutip Kamis (16/11/2023).

Dia menegaskan Hamas tak bisa lagi menggunakan Gaza sebagai basis untuk meneror Israel.

Pemerintah Israel, lanjut Herrzog, sedang mendiskusikan berbagai ide mengenai pengelolaan Gaza setelah perang berakhir. Dia menilai, Amerika Serikat serta negara-negara tetangga di kawasan bias dilibatkan dalam penataan wilayah berpenduduk sekitar 2,3 juta jiwa tersebut.

Sementara itu Pemerintah Otoritas Palestina (PA) menegaskan, Gaza merupakan bagian integral dari ngara Palestina di masa depan. PA yang dikuasai oleh Fatah dan beberapa faksi kecil lain hanya berkuasa di Tepi Barat, sementara Gaza berada di tangan Hamas.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
8 jam lalu

30% Korban Tewas Serangan AS-Israel ke Iran Anak-Anak, Rudal Ditembak dari UEA

Nasional
12 jam lalu

Momen Prabowo Menangis Terharu, Apresiasi Baznas Salurkan Bantuan ke Palestina

Buletin
21 jam lalu

Kim Jong Un Pamer Rudal dari Kapal Perang di Tengah Konflik AS-Israel vs Iran Memanas

Nasional
1 hari lalu

Di Hadapan Ulama, Prabowo Janji Keluar dari Board of Peace jika Palestina Tak Diuntungkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal