Israel Kuasai 75 Persen Garis Perbatasan Gaza dengan Mesir

Anton Suhartono
Israel telah menguasai 75 persen garis perbatasan Gaza dengan Mesir (Foto: IDF via Reuters)

Amunisi dari AS

Operasi darat Israel di Rafah ditandai dengan pengeboman terhadap tenda-tenda pengungsi. Serangan pertama terjadi pada Minggu (26/5/2024) malam terhadap kamp di Tal Al Sultan yang membunuh setidaknya 45 orang, sebagian besar anak-anak dan perempuan.

Laporan CNN mengungkap seerangan itu menggunakan amunisi buatan Amerika Serikat (AS), berdasarkan analisis rekaman video berbasis geolokasi.

Rekaman video menunjukkan peluru yang digunakan berdiameter kecil dilihat dari ekornya. Dari temuan tersebut, peluru yang digunakan adalah GBU-39.

Pakar senjata Chris Robb Smith menjelaskan, GBU-39 merupakan amunisi berpresisi dan berdaya ledak tinggi yang didesain menyerang target penting. Meski berdiamiater kecil, senjata apa pun bisa menimbulkan risiko tinggi jika digunakan menyerang daerah padat.

"Menggunakan amunisi apa pun dengan daya ledak tinggi akan selalu menimbulkan risiko di daerah padat penduduk,” kata mantan perwira artileri Angkatan Darat (AD) Inggris itu.

Militer Israel membantah menargetkan tenda-tenda pengungsi di Tal Al Sultan, Rafah. Pasukan Zionis mengklaim hanya mengincar kompleks pejuang Hamas. Ledakan itu memicu kobaran api yang mengenai tenda-tenda pengungsi di sekitarnya.

Namun keterangan banyak saksi membantah klaim Israel tersebut. Serangan pasukan Zionis jelas-jelas mengincar para pengungsi. Terlebih serangan dilakukan pada malam hari saat banyak pengungsi berada di dalam tenda untuk istirahat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
14 jam lalu

Dubes Mesir Bangga Negaranya yang Pertama Akui Kemerdekaan Indonesia

20 jam lalu

Warga Gaza Ucapkan HUT Ke-81 RI, Lukis Bendera Merah-Putih di Reruntuhan Bangunan

21 jam lalu

Brutal! Menteri Radikal Israel Serukan Militer Bunuh 30-40 Warga Gaza Setiap Malam

21 jam lalu

Diam-Diam, Utusan Trump Jared Kushner Bertemu Pemimpin Hamas di Mesir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal