Israel Langgar Kesepakatan Gencatan Senjata, Hamas Tunda Pembebasan Sandera

Anton Suhartono
Hamas menunda pembebasan sandera Israel karena pelanggaran gencatan senjata (Foto: AP)

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, merespons keputusan Hamas dengan menyebutnya sebagai pelanggaran total terhadap perjanjian gencatan senjata.

“Saya telah menginstruksikan (militer) untuk bersiap pada tingkat kewaspadaan tertinggi untuk setiap kemungkinan skenario di Gaza,” kata Katz.

Israel dan Hamas telah melakukan lima kali pertukaran tahanan sejak gencatan senjata tahap pertama berlaku mulai 19 Januari. Hamas telah membebaskan 21 sandera Israel dan lebih dari 730 tahanan Palestina dibebaskan.

Pertukaran berikutnya dijadwalkan pada Sabtu mendatang, tiga sandera Israel akan dibebaskan sebagai imbalan ratusan tahanan Palestina.

Selama gencatan senjata tahap pertama Israel menembak mati warga sipil Palestina saat mereka kembali ke rumah dari pengungsian.

Jumlah pasien Palestina luka yang dievakuasi keluar dari Gaza, serta truk bantuan kemanusiaan yang memasuki Gaza, lebih sedikit daripada yang dijanjikan dalam kesepakatan gencatan senjata karena Israel membatasinya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
20 jam lalu

Militer Israel Selidiki Kematian Bocah Gaza Hind Rajab, Ditembak Mati Bersama Keluarganya

1 hari lalu

AS Jatuhkan Sanksi kepada Presiden Pengadilan Kriminal Internasional Tomoko Akane

1 hari lalu

Penjara Israel Siapkan Ruang Khusus Eksekusi Mati Tahanan Palestina

2 hari lalu

Menteri Radikal Israel Serukan Usir Warga Gaza, Diisi Pemukim Yahudi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal