Israel Sebut 6 Kelompok Masyarakat Sipil Palestina sebagai Teroris

Umaya Khusniah
Seorang gadis mengenakan ikat kepala PFLP. (Foto: Reuters)

YERUSALEM, iNews.id - Israel menetapkan enam kelompok masyarakat sipilPalestina sebagai teroris. Hal itu dikecam oleh Rights Watch dan Amnesty International. 

Selain menuduh sebagai teroris, kelompok masyarakat sipil itu juga dikatakan menyalurkan bantuan dari donor kepada militan. 

Kementerian Pertahanan Israel mengatakan enam kelompok Palestina itu memiliki hubungan dengan Front Populer untuk Pembebasan Palestina (PLFP), sebuah faksi sayap kiri bersenjata yang telah melakukan serangan mematikan terhadap Israel.

"Kelompok tersebut menerima sejumlah besar uang dari negara-negara Eropa dan organisasi internasional. Namun mereka menggunakannya dengan berbagai pemalsuan dan penipuan agar uang itu digunakan untuk mendukung kegiatan PFLP," kata Kementerian Pertahanan dalam sebuah pernyataan, Jumat (22/10/2021). 

Seorang pejabat PFLP, yang masuk dalam daftar hitam terorisme Uni Eropa, tidak secara tegas menolak hubungan dengan enam kelompok tersebut. Meski demikian, dia mengatakan jika mereka mempertahankan hubungan dengan organisasi-organisasi masyarakat sipil di Tepi Barat dan Gaza.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
10 jam lalu

Penembakan Brutal di Gereja Yordania, Polisi Tangkap 3 Orang

17 jam lalu

DPR Dukung MUI Tolak Konser Andrea Bocelli, Ini Alasannya

19 jam lalu

Pemimpin Oposisi Israel Bertekad Gulingkan Netanyahu di Pemilu: Perusak Reputasi!

22 jam lalu

MUI Minta Konser Andrea Bocelli Dibatalkan, Ini Alasan Penolakannya

2 hari lalu

Ribuan Orang Demo Tolak Netanyahu Jelang Pemilu: Israel Belum Pernah seperti Ini!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal