Israel Serang Ibu Kota Palestina, Bentrokan Pecah di Ramallah

Ahmad Islamy Jamil
Seorang warga Palestina melempar batu saat pasukan Israel menyerang Kota Ramallah di Tepi Barat pada Kamis (8/6/2023) dini hari waktu setempat. (Foto: Reuters)

“Penghancuran rumah para pejuang adalah hukuman kolektif yang termasuk dalam kejahatan perang yang dilakukan oleh pendudukan (Israel) terhadap rakyat kami,” kata Abdel Fattah Dola dari partai Fatah pimpinan Presiden Palestina Mahmoud Abbas.

Israel berdalih kebijakan penghancuran rumah pelaku adalah hukuman dan pencegahan bagi penyerang potensial.

Beberapa jam sebelumnya, utusan AS untuk Palestina, Hady Amr, bertemu dengan pejabat senior Palestina Hussein al-Sheikh.

Kekerasan di Tepi Barat, Palestina, telah meningkat selama setahun terakhir. Israel mengintensifkan serangan militernya di tengah serentetan serangan jalanan yang dilakukan oleh warga Palestina di kota-kota kawasan tersebut.

Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan, setidaknya 158 warga Palestina telah dibunuh oleh Israel sejak Januari lalu. Sementara Kementerian Luar Negeri Israel mengklaim ada 20 warga Israel dan dua warga negara asing tewas dalam serangan oleh warga Palestina pada periode yang sama.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran: Israel Tak Akan Luput dari Pembalasan

57 tahun lalu

Seret Jenderal Israel ke Pengadilan, Spanyol Koordinasi dengan Pengadilan Kriminal Internasional

57 tahun lalu

Israel Hancurkan 90% Wilayah Gaza, Runtuhkan Banyak Bangunan di Masa Gencatan Senjata

57 tahun lalu

Israel Siapkan Serangan Besar ke Iran, Kepala Staf IDF: Bersiaplah!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal