Israel Tunda Pencaplokan Wilayah Tepi Barat, Ini Alasannya

Arif Budiwinarto
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu (foto: AFP)

TEL AVIV, iNews.id - Pemerintah Israel memutuskan menunda pencaplokan sebagian wilayah Tepi Barat. Israel memandang rencana tersebut membutuhkan banyak pertimbangan diplomatik dan keamanan.

Pencaplokan (aneksasi) sebagian wilayah Tepi Barat yang sudah dihuni merupakan janji kampanye Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. Rencananya, Israel akan mulai proses pencaplokan--yang diawali di wilayah Jericho--pada tanggal 1 Juli waktu setempat.

Namun, rencana tersebut dipastikan tidak berjalan tepat waktu setelah PM Israel, Benjamin Netanyahu, memutuskan mengundur waktu aneksasi. Netanyahu memandang rencana pencaplokan membutuhkan dukungan komunikasi positif lebih intens dengan Amerika Serikat.

"Saya memiliki jalur komunikasi positif dan hangat dengan Amerika dan saat saya memiliki situasi untuk dilaporkan, saya akan melaporkannya," kata Netanyahu dalam pidatonya saat menghadiri pertemuan dengan anggota parlemen dari Likuid Party dikutip dari Times of Israel, Rabu (1/7/2020).

"Terdapat banyak pertimbangan diplomatik dan keamanan yang tidak dapat dibahas di ruang publik. Kami mengatakan bahwa pencaplokan dilakukan setelah 1 Juli," lanjutnya.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
Nasional
1 jam lalu

Kurban ke Palestina Kian Diminati Orang Indonesia, Ini Faktanya! 

Internasional
7 jam lalu

Terungkap! Persediaan Rudal AS Terkuras Banyak gegara Perang Lawan Iran

Internasional
20 jam lalu

Palestina Gelar Pemilu Daerah termasuk di Gaza, Hamas Boikot

Internasional
1 hari lalu

Menhan Israel Sesumbar Hancurkan Iran sampai Kembali ke Zaman Batu, Incar Mojtaba 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal