Israel Tutup Masjid Al Aqsa Hampir 2 Minggu, Ini Peringatan Keras Hamas

Anton Suhartono
Hamas memperingatkan Israel atas dampak dari penutupan Masjid Al Aqsa (Foto: Ilkha)

GAZA, iNews.id - Kelompok perlawanan Palestina Hamas memperingatkan Israel atas dampak dari penutupan Masjid Al Aqsa. Tentara Israel melarang ibadah bagi Muslim di tempat suci ketiga bagi umat Islam tersebut sejak perang melawan Iran pecah pada 28 Februari.

Umat Islam dilarang melaksanakan Salat Tarawih, Salat Jumat, bahkan salat lima waktu.

Hamas menyebut penutupan Al Aqsa merupakan preseden sejarah yang berbahaya sejak 1967 seraya menggambarkannya sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap kebebasan beribadah. 

Kelompok perlawanan yang berkuasa di Gaza itu juga menyebut pelarangan kegiatan di Masjid Al Aqsa sebagai aksi provokatif.

Menurut Hamas, penutupan Masjid Al Aqsa serta pencegahan akses terhadap jemaah untuk melaksanakan Salat Tarawih dan iktikaf Ramadan merupakan yang pertama kali sejak 1967. Langkah tersebut merupakan preseden serius, pelanggaran nyata terhadap kesucian masjid dan kebebasan beribadah, serta bisa memicu eskalasi berbahaya terhadap kiblat pertama umat Islam itu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump Sebut Israel Bisa Hancur dalam 24 Jam jika Iran Punya Senjata Nuklir

57 tahun lalu

Trump Kecam Netanyahu: Dia Seharusnya Berterima Kasih!

57 tahun lalu

10.000 Lebih Jenazah Warga Gaza Masih Terkubur di Reruntuhan, Terancam Tak Bisa Diidentifikasi

57 tahun lalu

Israel Gempur Lebanon Bikin Iran Murka, Trump: Seharusnya Tak Terjadi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal