Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Batalkan Serangan, Trump Klaim Iran Setuju Buka Total Selat Hormuz
Advertisement . Scroll to see content

Media AS Sebut Sambutan Trump terhadap Netanyahu Beda, Agak Dingin

Senin, 03 Agustus 2026 - 07:02:00 WIB
Media AS Sebut Sambutan Trump terhadap Netanyahu Beda, Agak Dingin
Media AS menyoroti perubahan sikap Donald Trump saat menyambut Benjamin Netanyahu di Gedung Putih (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Media Amerika Serikat (AS) menyoroti perubahan sikap Presiden Donald Trump saat menyambut Perdana Menteri IsraelBenjamin Netanyahu di Gedung Putih. Surat kabar The Wall Street Journal (WSJ) melaporkan, Trump menyambut Netanyahu dengan cara yang berbeda dari biasanya, bahkan terkesan lebih dingin dan kurang akrab.

Perubahan suasana itu dinilai mencerminkan melemahnya pengaruh Netanyahu di hadapan Trump setelah konflik berkepanjangan dengan Iran. Beberapa jam sebelum pertemuan berlangsung, Trump juga secara terbuka mengkritik Netanyahu terkait komentarnya mengenai program nuklir Iran di Gunung Pickaxe. Trump menyindir Netanyahu karena membahas isu tersebut ke publik, bukan langsung kepadanya.

Tak hanya sambutan Trump yang menjadi sorotan, Netanyahu juga disebut mengubah pendekatannya secara drastis dalam berdialog dengan Presiden AS. Jika pada pertemuan-pertemuan sebelumnya dia kerap menyampaikan berbagai tuntutan terkait Iran, kali ini Netanyahu justru lebih banyak meminta saran dan informasi dari Trump.

Sumber pejabat AS yang dikutip portal berita Politico mengatakan perubahan itu terlihat jelas dalam pertemuan di Ruang Oval, Gedung Putih, Selasa lalu. Menurut pejabat yang identitasnya dirahasiakan, Netanyahu tidak mengajukan satu pun permintaan kepada Trump mengenai Iran.

Sebaliknya, Netanyahu hanya meminta pandangan dan masukan mengenai perkembangan situasi. Ini menjadi perbedaan mencolok dibandingkan enam pertemuan sebelumnya sejak Trump kembali menjabat sebagai presiden untuk periode keduanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut