Israel Usir Imam Besar Masjid Al Aqsa, Palestina Murka

Anton Suhartono
Palestina mengecam Israel yang mengusir imam besar Masjid Al Aqsa (Foto: AFP)

Dia mendesak Israel untuk menghormati status tempat suci tersebut.

Pada April lalu Perdana Menteri Benjamin Netanyahu bersumpah akan mencaplok wilayah Tepi Barat lebih luas untuk dijadikan permukiman Yahudi.

Netanyahu mengaku ingin menjalankan sebagian dari rencana perdamaian Timur Tengah versi Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang disampaikan pada Januari lalu.

Trump merestui wilayah Tepi Barat untuk Israel, keputusan yang dikecam dunia karena melanggar hukum internasional.

Warga Palestina menentang keras kedaulatan Israel atas Tepi Barat, yang dicaplok Negara Yahudi dalam perang 1967. Israel menguasai wilayah Tepi Barat sejak saat itu, meski dikecam dunia internasional.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperingatkan Israel atas rencana pencaplokan tersebut. Koordinator Khusus PBB untuk Proses Perdamaian Timur Tengah Nickolay Mladenov mengatakan, pencaplokan tersebut mengancam proses perdamaian yang telah lama dirintis.

"Prospek berbahaya aneksasi oleh Israel atas beberapa wilayah pendudukan di Tepi Barat merupakan ancaman yang semakin besar. Jika langkah seperti itu diterapkan, akan menjadi pelanggaran serius terhadap hukum internasional, memberikan pukulan telak pada solusi dua negara, menutup pintu bagi pembaruan negosiasi, dan mengancam upaya untuk memajukan perdamaian regional," kata Mladenov.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
12 jam lalu

Militer Israel Tertekan! Amunisi 30 Tahun Habis dalam 3 Tahun untuk Perang, Ribuan Tank Rusak

1 hari lalu

Perang Brutal, Tentara Israel Gunakan Amunisi untuk 30 Tahun hanya dalam 3 Tahun

1 hari lalu

Fakta Baru! Trump Abaikan Peringatan Intelijen dan Militer soal Dampak Perang Iran

1 hari lalu

Iran Lipat Gandakan Produksi Senjata, Siap-Siap Perang Panjang Lawan AS-Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal