Istana Kepresidenan Afghanistan Dihantam Mortir, Kepala Kepolisian Dipecat

Anton Suhartono
Kepala kepolisian Kabul dipecat terkait serangan mortir ke istana kepresidenan Afghanistan (Foto: AFP)

Selama perayaan Hari Kemerdekaan pada Selasa (18/8/2020), setidaknya tiga orang tewas dan 19 lainnya luka setelah belasan mortir ditembakkan ke zona hijau, lokasi sejumlah kedutaan asing serta instansi pemerintah, yang berada dalam penjagaan superketat.

Mortir mengenai istana menyebabkan beberapa orang luka, termasuk pasukan elite pengawal presiden.

Serangan terjadi ketika kota itu diguncang serangkaian bom rakitan yang dipasang pada kendaraan dengan magnet.

Para pejabat mengatakan, setidaknya empat bom magnet meledak di Kabul pada Sabtu (22/8/2020), menewaskan sedikitnya seorang pejabat keamanan dan melukai enam lainnya, termasuk warga sipil.

Tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas meningkatnya serangan di Kabul, namun Kementerian Dalam Negeri terus menyalahkan Taliban.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
9 hari lalu

Dewi Sukarno Hadiri Upacara HUT ke-81 RI, Kaget Lihat Istana Banyak Berubah

19 hari lalu

Bunker di Sekolah Jaksel Dibuka Polisi, Yayasan Ungkap Temuan Senjata hingga Narkoba

20 hari lalu

Momen Prabowo Jajal Inovasi BRIN, Injak Genteng Biomassa hingga Minum Air Olahan

20 hari lalu

BRIN Paparkan Pengembangan Teknologi Nuklir ke Prabowo, Ungkap Potensi Uranium 89.000 Ton

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal