Istana Kepresidenan Slovenia Kibarkan Bendera Palestina, Singgung Genosida Gaza

Anton Suhartono
Istana Kepresidenan Slovenia mengibarkan bendera Palestina, bentuk dukungan dan pengakuan kemerdekaannya (Foto: X)

Pemerintahan baru Slovenia dipimpin oleh Perdana Menteri Janez Jansa mulai menjabat pada Kamis (4/6/2026), setelah pemungutan suara di parlemen.

Setelah peralihan kekuasaan, bendera Palestina diturunkan dari fasad gedung pemerintahan, sementara bendera Slovenia, Ukraina, dan Uni Eropa tetap terpasang.

Bendera Palestina pertama kali dikibarkan di gedung pemerintahan pada Mei 2024 setelah pemerintahan sayap kiri tengah mantan Perdana Menteri Robert Golob menyetujui resolusi yang mengusulkan pengakuan Palestina sebagai negara merdeka dan berdaulat.

Slovenia secara resmi mengakui Negara Palestina pada 4 Juni 2024, menjadi salah satu dari beberapa negara Eropa yang melakukannya di tengah meningkatnya perhatian internasional terhadap perang di Gaza.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Dubes Palestina Terharu saat Peluk Prabowo: Rakyat Saya Tidak Sendirian

1 hari lalu

Prabowo Usap Air Mata di Gontor, Teringat Warga Palestina: Mereka Dibantai-Dibom

1 hari lalu

Momen Prabowo Serukan Free Palestine di Gontor, Dapat Sorban dari Dubes Palestina

2 hari lalu

Dari Medan Perang ke Pasar Gelap, Senjata Israel Dicuri Jatuh ke Geng Kriminal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal