Istri Militan ISIS Ungkap Anak Teroris Masih Terjebak di Lokasi Perang

Nathania Riris Michico
Perempuan Australia, Zehra Duman (tengah) dengan pekerja bantuan dari Free Burma Rangers di Suriah. (Foto: Supplied/ABC News)

Pada September, kelompok paramiliter Kurdi yang didukung AS, yang bernama Pasukan Demokrat Suriah (SDF), melancarkan serangan terhadap wilayah ISIS yang tersisa.

Sejak saat itu, dengan menggunakan kombinasi serangan darat, artileri, dan serangan udara, SDF perlahan-lahan mendorong militan yang tersisa ke daerah-daerah yang bahkan lebih kecil.

Pada pekan lalu, pasukan ISIS hanya menguasai Kota Baghuz, sebidang wilayah kecil dengan lebar sekitar dua kilometer.

Selama pekan lalu, sebanyak 20.000 warga sipil meninggalkan kota itu dan dibawa ke kamp-kamp pengungsi di Suriah dan Irak.

Kakek Zehra, yang tinggal di Melbourne, mengaku kepada ABC News dirinya sangat marah terhadap bagaimana cucunya berubah.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
7 hari lalu

Indra Bekti Tunda Rencana Pindah ke Australia, Ini Alasannya

16 hari lalu

Militer Israel Tertekan! Amunisi 30 Tahun Habis dalam 3 Tahun untuk Perang, Ribuan Tank Rusak

16 hari lalu

Perang Brutal, Tentara Israel Gunakan Amunisi untuk 30 Tahun hanya dalam 3 Tahun

18 hari lalu

AS Cabut Status Terorisme, Presiden Suriah: Lembaran Baru Dibuka, Noda Hitam Dihapus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal