Italia Tolak Senjatanya Dipakai Ukraina untuk Serang Rusia

Ahmad Islamy Jamil
Tentara Italia berbaris sambil memegang senjata dalam sebuah parade militer (ilustrasi). (Foto: Dok. 2019)

Pada 3 Mei, Menteri Luar Negeri Inggris David Cameron juga mengatakan bahwa Kiev memiliki hak untuk menggunakan senjata yang dipasok Inggris untuk menyerang wilayah Rusia. Moskow lantas memperingatkan bahwa mereka dapat menyasar setiap fasilitas dan peralatan militer Inggris di wilayah Ukraina dan sekitarnya, jika Ukraina menyerang Rusia dengan senjata yang dipasok Inggris.

Pada Kamis, Politico melaporkan, Presiden AS Joe Biden diam-diam mengizinkan Ukraina menggunakan senjata yang dipasok AS untuk menyerang di wilayah Rusia, meski hanya sebatas di dekat Kharkiv, daerah yang menjadi titik panas pertempuran saat ini.

Menteri Luar Negeri Norwegia, Espen Barth Eide, juga mengatakan, Ukraina dapat menggunakan senjata yang diterima dari negara-negara Barat untuk menyerang sasaran militer di wilayah Rusia. Presiden Finlandia, Alexander Stubb, hari ini juga mengatakan hal yang sama.

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa pihaknya akan terus memantau pernyataan-pernyataan dari Barat mengenai kemungkinan serangan di wilayah Rusia. Putin memperingatkan, negara-negara NATO harus menyadari apa yang sedang mereka "mainkan".

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
1 hari lalu

Penampakan Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Tiba di Indonesia, Bersandar di Jakarta Besok

1 hari lalu

DPR AS Sahkan RUU Sanksi Baru untuk Rusia

6 hari lalu

Momen Prabowo, Modi, Putin dan Xi Jinping Berbincang Hangat di Sela KTT BRICS

6 hari lalu

Iran Terancam Sanksi Internasional, Rusia dan China: Tak Ada Dasar Hukumnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal