Jadikan Kepala Korban Bola Bowling, Pembunuh Sadis Asal Inggris Dideportasi Australia

Arif Budiwinarto
Pembunuh sadis Christopher Clark Jones dideportasi dari Australia ke Inggris.

LONDON, iNews.id - Australia mendeportasi pelaku pembunuhan sadis Christopher Clark Jones ke negara asalnya, Inggris. Jones melakukan pembunuhan yang diklaim terkeji di Australia pada 2005.

Dilansir Dailymail, Jones sudah tiba di bandara London pada Kamis (18/6/2020) kemarin. Pria yang kini berusia 36 tahun sudah menjalani hukuman penjara selama 15 tahun di Australia.

"Bukan warga negara Australia yang melakukan tindak kriminal tidak punya hak tetap berada di Australia dan akan dipulangkang ke negaranya sesegera mungkin," demikian pernyataan otoritas hukum Australia, Dean Church.

Jones lahir di Tyneside, Inggris, sejak kecil dia pindah ke Australia bersama kedua orang tuanya. Dia dijatuhi hukuman penjara seumur hidup oleh pengadilan Queensland setelah melakukan pembunuhan sadis pada remaja berusia 17 tahun bernama Morgan Jay Shepherd pada 2005.

Pada 29 Maret 2005, Jones dan rekannya Patrick Roughan terlibat adu mulut dengan Morgan di sebuah hotel di Brisbane. Cekcok tersebut berujung pembunuhan yang dilakukan oleh Jones dan Patrick.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
Megapolitan
1 hari lalu

Dari Pertengkaran hingga Pembunuhan: Kisah Tragis Perempuan di Depok yang Jasadnya Tinggal Tulang

Internasional
7 hari lalu

Telanjur Menuduh, Inggris Akhirnya Akui Drone Hantam Pangkalan di Siprus Bukan dari Iran

Internasional
9 hari lalu

Trump Murka Inggris Tolak Ikut Serang Iran: Saya Tak Menyangka! 

Internasional
10 hari lalu

Inggris Restui AS Gunakan Pangkalan Militernya Serang Iran, Starmer: Demi Pertahanan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal