Jaguar Land Rover bakal PHK 4.000 Karyawan dalam 2 Tahun, Ini Penyebabnya

Aditya Pratama
Jaguar Land Rover akan memangkas sekitar 4.000 karyawan dalam dua tahun ke depan karena tekanan dari persaingan mobil China hingga transisi kendaraan listrik. (Foto: AP)

COVENTRY, iNews.id - Jaguar Land Rover (JLR) akan memangkas sekitar 4.000 karyawan dalam dua tahun ke depan. Hal ini disebabkan produsen mobil tersebut menghadapi tekanan dari persaingan mobil China, tarif Amerika Serikat (AS), serta transisi menuju kendaraan listrik.

Melansir BBC, pemangkasan tersebut terutama akan berdampak pada karyawan di kantor pusat JLR yang berada di Inggris. Saat ini, perusahaan mempekerjakan sekitar 43.000 orang di seluruh dunia.

Masalah jangka panjang yang dihadapi JLR semakin berat setelah serangan siber tahun lalu memaksa perusahaan menghentikan produksi selama lebih dari sebulan.

CEO JLR PB Balaji mengatakan, perusahaan berkomitmen memberikan dukungan kepada seluruh karyawan selama proses pemutusan hubungan kerja (PHK).

"Industri otomotif menghadapi tantangan signifikan, dengan perubahan teknologi di tengah persaingan ketat dan ketidakpastian geopolitik yang terus berlangsung," ujarnya Balaji.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
1 tahun lalu

Imbas Tarif Baru Donald Trump, Audi dan Jaguar Hentikan Ekspor ke Amerika

4 tahun lalu

Jatah Jaguar I-Pace untuk Indonesia Hanya 12 Unit, Ada Konsumen Rela Nunggu hingga Tahunan

4 tahun lalu

Mobil Listrik Mewah Jaguar I-Pace Mengaspal di Indonesia, Harganya Bikin Kaget

5 tahun lalu

Jaguar Land Rover Recall 111.000 Unit Mobil akibat Tangki Bahan Bakar Bocor

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal