Di sisi lain, JLR kalah saing dalam hal penjualan dari para pesaing produsen mobil dari China. Padahal, pada awalnya perusahaan melihat China sebagai pasar untuk pertumbuhan, bukan sebagai sumber persaingan.
Selain itu, tarif yang diberlakukan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump juga memberikan tekanan terhadap JLR. Berbeda dengan sejumlah pesaingnya, JLR tidak memiliki pabrik di AS.
Dalam laporan keuangan untuk tahun yang berakhir pada Maret, JLR mengatakan tarif AS dan serangan siber menjadi penyebab utama penurunan penjualan. Pendapatan perusahaan merosot sekitar seperlima menjadi 22,9 miliar poundsterling dari 29 miliar poundsterling dalam dua tahun sebelumnya.
Jaguar meluncurkan I-PACE, SUV listrik penuh, pada 2018. Namun, Range Rover listrik yang diumumkan pekan lalu akan menjadi peluncuran kendaraan listrik pertama JLR sejak saat itu.
Juru Bicara Perdana Menteri Inggris mengatakan, pemerintah memahami bahwa keputusan tersebut menjadi masa yang penuh ketidakpastian dan kekhawatiran bagi para pekerja terdampak, keluarga mereka, serta masyarakat di sekitar perusahaan.