Dia mengatakan, Menteri Bisnis Jonathan Reynolds terus berkomunikasi dengan JLR dan akan bertemu dengan manajemen perusahaan pada awal pekan ini. Namun, pemerintah menegaskan tidak akan memberikan bentuk bailout atau dana talangan.
Ketua Komite Bisnis dan Perdagangan Inggris Liam Byrne menyebut rencana pemangkasan tersebut sebagai "pukulan telak bagi pekerja, keluarga, dan masyarakat di seluruh West Midlands".
"Terlepas dari apakah PHK ini dilakukan secara sukarela atau tidak, kita sekarang membutuhkan jaminan segera bahwa dukungan maksimal akan diberikan untuk membantu semua pihak yang terdampak mendapatkan pekerjaan baru," ujarnya.
Sejumlah pihak menyalahkan kebijakan zero emission vehicle (ZEV) atau kendaraan bebas emisi Inggris atas masalah yang dihadapi JLR dan industri otomotif Inggris secara lebih luas.
Kebijakan tersebut diperkenalkan oleh pemerintahan Konservatif sebelumnya dan tetap dipertahankan di bawah pemerintahan Partai Buruh.
Aturan tersebut mewajibkan seluruh penjualan mobil dan van baru di Inggris menggunakan kendaraan nol emisi pada 2035. Namun, aturan itu tidak berlaku untuk kendaraan yang dijual di luar negeri, padahal sebagian besar pendapatan JLR berasal dari pasar internasional.