Jamaah Haji Gelombang Pertama asal Qasim Tiba di Jeddah

Arif Budiwinarto
Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi (foto: Arabian Business)

Arab Saudi sebelumnya telah mengumumkan hanya membuka peluang bagi 1.000 orang yang sudah berada di negeri itu untuk berpartisipasi dalam ibadah haji tahun ini. Jumlah itu tentunya jauh menurun drastis jika dibandingkan dengan 2,5 juta muslim yang menunaikan haji lima tahun lalu.

Kuota yang disediakan bagi WN Arab Saudi tahun ini adalah sebanyak 30 persen dari total jamaah haji. Kuota ini terbatas atau dikhususkan untuk para profesional medis dan personel keamanan yang telah sembuh dari Covid-19 saja.

"Mereka (para profesional medis dan petugas keamanan itu) akan dipilih melalui pangkalan data orang-orang yang telah sembuh dari virus," kata Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi dalam sebuah pernyataan yang dikutip AFP, Senin (6/7/2020).

Setiap jamaah akan dites Covid-19 sebelum tiba di Kota Suci Makkah. Mereka juga diminta untuk melakukan karantina alias isolasi mandiri di rumah setelah menunaikan ibadah haji nanti.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
3 hari lalu

Pakta Pertahanan Makkah Mirip NATO, Turki Ungkap Cara 3 Negara Balas Serangan

4 hari lalu

Muncul 'NATO' Baru di Timur Tengah? Ini Isi Pakta Pertahanan Makkah

4 hari lalu

Turki: Pakta Pertahanan Makkah Bukan untuk Lawan Iran

4 hari lalu

Houthi Serang Arab Saudi, Kilang Minyak Aramco Terbakar Hebat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal