Jaringan Listrik Ukraina Alami Defisit Besar usai Diserang Rusia

Ahmad Islamy Jamil
Pemandangan udara salah satu kawasan di Kharkiv, Ukraina, usai diserang Rusia pada akhir pekan lalu. (Foto: Reuters)

Serangan presisi terhadap infrastruktur Ukraina telah dilakukan Rusia sejak 10 Oktober. Langkah itu diambil Moskow sebagai pembalasan atas serangan yang diduga dilakukan pasukan Ukraina di Jembatan Krimea, dua hari sebelumnya.

Pada Desember, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan, mustahil untuk memulihkan infrastruktur energi negara itu hingga 100 persen. Karenanya, pemadaman listrik secara bergilir diberlakukan di sebagian besar kota dan daerah di Ukraina.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
23 jam lalu

Harga Minyak Naik, Rupiah Melemah, Barel Sulit Dicari: Bagaimana Strategi Indonesia Seharusnya?

Internasional
2 hari lalu

Rusia Ancam Serang Kiev saat Peringatan Berakhirnya PD II, Minta Diplomat Asing Mengungsi

Internasional
2 hari lalu

Ukraina Umumkan Gencatan Senjata Victory Day 5-6 Mei, Rusia Pilih Berbeda

Nasional
4 hari lalu

Bahlil Bagikan Kabar Baik, Minyak Rusia Sebentar lagi Masuk Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal