Jenderal Korut Peringatkan Korsel Akan Bayar Mahal karena Latihan Perang dengan AS

Anton Suhartono
Kim Yong Chol peringatkan Korea Selatan akan membayar dengan harga mahal soal keputusan latihan perang dengan Amerika Serikat (Foto: Reuters)

Pernyataan ini disampaikan sehari setelah adik Kim Jong Un, Kim Yo Jong, juga mengeluarkan peringatan keras.

"Amerika Serikat dan Korea Selatan akan menghadapi ancaman keamanan lebih serius dengan mengabaikan peringatan berulang kami untuk melanjutkan latihan perang yang berbahaya ini," kata Kim Yo Jong.

Buntut dari keputusan Korsel tersebut, Korut tidak menjawab panggilan hotline rutin pada Selasa. Kedua negara memulihkan panggilan hotline yang menjadi komunikasi terdepan mereka pada pekan lalu setelah berhenti sejak setahun lalu.

Latihan perang bertajuk Pelatihan Manajemen Krisis Staf itu bertujuan memeriksa kesiapan pasukan sekutu dalam menanggapi kemungkinan kontinjensi. Acara berlangsung dari Selasa hingga Jumat pekan ini sebelum beralih ke latihan skala penuh yang berlangsung pada 16 sampai 26 Agustus.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump: Komunisme, Ancaman Terbesar bagi AS

57 tahun lalu

Serangan Pembalasan Iran ke Pangkalan Militer AS Makan Korban, 1 Warga Qatar Tewas

57 tahun lalu

Presiden Korsel Lee Jae Myung Murka Negaranya Tersingkir di Piala Dunia: Tidak Kompeten!

57 tahun lalu

Duh, AS-Iran Saling Serang Lagi Gara-Gara Salah Menafsirkan MoU Perjanjian Damai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal