Dia juga menambahkan, AS membawa pertumpahan darah dan kehancuran ke Ukraina dengan memberikan dengan berbagai jenis senjata mematikan.
Dalam pernyataan terpisah, Kementerian Luar Negeri Korut juga mengecam upaya AS untuk mengeluarkan pernyataan presiden Dewan Keamanan PBB tentang peluncuran rudal balistik antarbenua terbaru.
"DPRK telah dan dengan jelas memperingatkan bahwa upaya bodoh AS seperti itu dapat menimbulkan konsekuensi yang sangat tidak diinginkan," kata juru bicara itu dalam pernyataan itu.
Mereka juga menyebut langkah AS sebagai tindakan yang sangat berbahaya dan harus dilawan oleh Korut dengan tindakan.
Korut telah menguji rudal dalam jumlah yang belum pernah terjadi sebelumnya tahun ini. Rudalyang dimaksud termasuk rudal balistik antarbenua yang dirancang untuk mencapai daratan AS. Hal itu bertentangan dengan sanksi internasional.