Jepang Desak Militer AS Kandangkan Pesawat Osprey Setelah Jatuh ke Laut

Anton Suhartono
Jepang mendesak militer AS mengandangkan pesawat Osprey yang dioperasikan di negaranya terkait jatuhnya pesawat tersebut ke laut (Foto: US Marine)

"Kecelakaan seperti itu memicu kecemasan besar bagi masyarakat di wilayah tersebut dan kami meminta AS agar melanjutkan penerbangan Osprey di Jepang setelah pesawat dipastikan aman," kata Kihara, dikutip dari Reuters, Kamis (30/11/2023).

Seorang pejabat di Kementerian Pertahanan (Kemhan) Jepang sebelumnya mengatakan, Pasukan Bela Diri akan menghentikan pengoperasian pesawat angkut militer tersebut sampai penyebab kecelakaan diketahui pasti. Jepang mengoperasikan beberapa unit V-22 Osprey.

Juru bicara militer AS di Jepang menolak untuk mengomentari permintaan parlemen tersebut.

Sementara itu Duta Besar AS untuk Jepang Rahm Emanuel mengatakan, pihaknya masih fokus mencari korban yang hilang.

"Fokus kami adalah melanjutkan operasi pencarian dan penyelamatan dan kami berdoa agar mereka kembali dengan selamat," ujar Emanuel, dalam posting-an di X.

Osprey diproduksi bersama oleh Boeing dan Bell Helicopter. Pesawat ini memiliki kemampuan unik dengan baling-baling dan sayap tetapnya, yakni bisa mendarat secara vertikal.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 jam lalu

Putin Kutuk Percobaan Pembunuhan terhadap Trump

Internasional
3 jam lalu

Trump Beri Sinyal Tolak Proposal Negosiasi Iran, Isinya Singgung Selat Hormuz dan Nuklir

Internasional
6 jam lalu

Blak-blakan, Kanselir Jerman Sebut AS Kalah Strategi dari Iran dalam Negosiasi

Internasional
6 jam lalu

Bahrain Cabut Kewarganegaraan 69 Orang karena Bersimpati kepada Iran dalam Perang vs AS-Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal