Jepang Desak Militer AS Kandangkan Pesawat Osprey Setelah Jatuh ke Laut

Anton Suhartono
Jepang mendesak militer AS mengandangkan pesawat Osprey yang dioperasikan di negaranya terkait jatuhnya pesawat tersebut ke laut (Foto: US Marine)

TOKYO, iNews.id - Jepang mendesak Amerika Serikat (AS) untuk menghentikan operasional non-darurat semua V-22 Osprey terkait jatuhnya pesawat tersebut pada Rabu (29/11/2023) ke laut. Pesawat yang dinaiki enam orang itu jatuh di lepas pantai Yakushima, Prefektur Kagoshima, menewaskan sedikitnya satu orang.

Jepang juga akan mengandangkan semua pesawat militer tersebut setidaknya sampai hasil penyelidikan mengenai penyebab kecelakaan diketahui.

Angkatan Udara AS menyatakan, penyebab jatuhnya pesawat yang sedang menjalankan latihan rutin itu belum diketahui pasti. Saksi melihat mesin sebelah kiri pesawat berbaling-baling unik itu sempat terbakar kemudian jatuh ke laut. Pesawat itu tampaknya sedang berusaha mendarat darurat di Pulau Yakushima. Saat kejadian, cuaca di lokasi cerah dan angin tak bertiup kencang.

Pencarian korban saat ini masih menjadi fokus militer AS yang dibantu otoritas Penjaga Pantai Jepang.

Anggota parlemen Jepang Minoru Kihara mengatakan, kecelakaan ini bisa berdampak pada masyarakat yang tinggal di kawasan pangkalan militer AS.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
17 menit lalu

Nah, Menlu AS Sebut Trump Bersedia Bertemu Pemimpin Iran Khamenei

Seleb
7 jam lalu

Terry Putri Ungkap Perjuangan Puasa di AS, Susah Cari Makanan Halal hingga Tempuh 70 Km untuk Tarawih

Nasional
19 jam lalu

Airlangga Bantah Kesepakatan Tarif AS Disetujui usai RI Gabung Dewan Perdamaian Gaza

Internasional
2 hari lalu

Trump Ancam Iran Lagi, Negosiasi Buntu Berarti Serangan Jilid 2

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal