Komunitas Seismologi Jepang juga membuat bagian FAQ di situs web mereka pada Maret lalu membahas masalah ini. Mereka menyebut spekulasi mengenai gempa buatan manusia tidak realistis.
Seperti diketahui gempa bumi M7,1 Kumamoto terjadi pada kedalaman 10-16 kilometer. Pengeboran lubang sedalam 10 km atau lebih memakan waktu yang cukup lama dan sangat mahal.
Selain itu tak mudah menghasilkan energi yang dibutuhkan untuk menciptakan gempa sedahsyat M7,1.
Meski senjata nuklir terbukti bisa memicu gempa, Komunitas Seismologi Jepang menegaskan teknologi yang dibutuhkan untuk melakukan ledakan nuklir di dasar lubang bawah tanah belum dikembangkan.
Lubang terdalam yang pernah digali adalah Kola Superdeep Borehole di Rusia, yakni sekitar 12,3 km. Itu pun para ahli membutuhkan waktu sekitar 20 tahun untuk membuatnya.