KYODO, iNews.id - Jepang dihebohkan dengan kabar di media sosial, gempa dahsyat bermagnitudo 7,1 yang mengguncang Kumomoto pada 28 Juli lalu merupakan buatan manusia. Gempa kuat yang diikuti peringatan tsunami tersebut menewaskan hampir 40 orang.
Namun spekulasi itu langsung dibantah para ahli dengan menyebutnya tidak realistis secara teknologi, finansial, dan praktis.
Mulanya, seorang netizen mengunggah pesan di X bahwa gelombang seismik tersebut berasal dari ledakan, bukan gempa alami. P:ostingan itu telah dilihat 3 juta kali lebih hingga Rabu (5/8/2026).
Pencarian di X dengan kata kunci "gempa bumi buatan" dalam bahasa Jepang, berdasarkan mesin analisis Meltwater, menunjukkan ratusan referensi beberapa hari sebelum gempa. Jumlah tersebut melonjak menjadi sekitar 10.000 pada hari gempa, dan sekitar 38.000 pada hari setelahnya.
Meski banyak unggahan membantah klaim tersebut, pernyataan tentang bahwa gempa Kumamoto buatan manusia terus di-posting setiap hari dengan puluhan ribu penyebutan.