Jepang Minta China Setop Tes Swab Covid lewat Anus, Kenapa?

Antara
Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi swab test Covid-19. (Foto: Istimewa)

Kementerian Luar Negeri China membantah bulan lalu bahwa diplomat Amerika Serikat di negara itu diwajibkan untuk melakukan tes usap anal untuk deteksi Covid. Bantahan itu menyusul laporan media bahwa beberapa orang mengeluhkan prosedur tersebut.

Tes anal swab disebut-sebut dapat mengidentifikasi jejak virus. Metode itu diklaim dapat mendeteksi virus untuk waktu yang lebih lama daripada tes usap di saluran pernapasan.

Para peneliti di Chinese University of Hong Kong menyatakan dalam sebuah makalah tahun lalu, tes semacam itu dinilai lebih efektif dalam menemukan infeksi virus pada anak-anak dan bayi. Ini karena kotoran mereka membawa viral load atau jumlah partikel virus yang lebih tinggi daripada orang dewasa.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
10 jam lalu

IJKS 2026 Digelar di Bogor, Angkat Industri Koi Lokal hingga Pererat Persahabatan RI-Jepang

Internasional
2 hari lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Nasional
3 hari lalu

Purbaya Sidak Perusahaan Baja China: Saya Buktikan Kita Tidak Bisa Disogok!

Nasional
3 hari lalu

Pabrik Patungan Krakatau Steel dan Osaka Steel Jepang Tutup Operasi di RI, Ini Penyebabnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal