Dalam upaya meredakan ketegangan, kementerian pertahanan dari kedua belah berkomunikasi melalui video conference, Kamis (27/12/2018). Mereka bertukar pendapat mengenai kebenaran dan analisis teknis demi menghilangkan kesalahpahaman.
Namun Kementerian Pertahanan Jepang, Jumat (28/12/2018) pagi merilis video berdurasi 13 menit. Video direkam oleh pesawat yang menjadi target penguncian.
Menurut kemhan, rekaman itu berisi adegan di mana itu dihantam berkali-kali oleh radar pengontrol tembakan.
Kondisi ini semakin memperkeruh hubungan negara bertetangga itu pascasengketa pulau terpencil.