Jepang Selidiki Dugaan Kelalaian Petugas terkait Pembunuhan Shinzo Abe

Umaya Khusniah
Foto dan video penembakan menunjukkan, pria bersenjata dapat mendekati Abe dari belakang, sementara penjaga keamanan fokus ke depan. (Foto: Skynews)

Kepada penyelidik, tersangka mengaku membunuh Abe karena rumor hubungan antara mantan perdana menteri dan organisasi keagamaan yang diduga yakni Gereja Unifikasi. Tersangka kesal karena ibunya menyumbang sekitar 100 juta yen atau sekitar Rp1 miliar untuk kelompok agama hingga keluarga mereka bangkrut.

Gubernur Prefekture Iwate, Takuya Tasso yang juga mantan diplomat dan anggota parlemen mengatakan, hubungan Partai Demokrat Liberal yang berkuasa dengan Gereja Unifikasi yang dikenal mengumpulkan sumbangan besar untuk pemungutan suara dan kebijakan nasional juga harus diselidiki.

Pemakaman yang lebih kecil diadakan Selasa (12/7/2022) di sebuah kuil di Tokyo. Kishida pada Kamis mengumumkan rencana untuk mengadakan upacara kenegaraan untuk Abe pada musim gugur.

Namun hal itu ditentang oleh Pemimpin Partai Komunis Jepang, Kazuo Shii pada Jumat. 

“Pemakaman kenegaraan akan diartikan dukungan penuh pemerintah terhadap pandangan politik Abe, yang sebenarnya sebagian besar terbagi di antara masyarakat,” katanya. 

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Kementerian ESDM Selidiki Laporan Penambangan Emas Ilegal di Sangihe oleh WN China

Megapolitan
7 hari lalu

Polda Metro Selidiki Viral Dugaan Prostitusi Anak di Jakarta Libatkan WN Jepang

Nasional
14 hari lalu

Menhan Sjafrie dan Menhan Jepang Tiba di Jakarta, Siap Teken Kerja Sama Pertahanan

Internasional
16 hari lalu

Keji, Suami Bakar Jasad Istri di Kebun Binatang

Internasional
19 hari lalu

Indonesia Pinjamkan Sepasang Komodo ke Kebun Binatang Jepang, Ditukar Panda Merah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal