Jeritan Frustrasi Tentara Israel di Gaza: Kita Kehabisan Prajurit, Akhiri Perang! 

Anton Suhartono
Israel kelabakan menghadapi perang di dua front sekaligus, Gaza dan Lebanon (Foto: AP)

TEL AVIV, iNews.id - Israel kelabakan menghadapi perang di dua front sekaligus, Jalur Gaza dan Lebanon. Militer Zionis menghadapi kenyataan banyak tentara cadangan yang tak kembali bertugas. Bahkan yang bertugas pun ingin segera pulang. 

Israel telah memanggil sekitar 300.000 pasukan cadangan sejak perang melawan Hamas pada 7 Oktober 2023. Data mengungkap, 18 persen dari jumlah tersebut adalah pria berusia di atas 40 tahun yang seharusnya tak dipanggil.

Israel menerapkan wajib militer sejak usia 18 tahun untuk pria dan wanita, meskipun ada beberapa pengecualian.

Data Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengungkap sejak melancarkan serangan darat ke Gaza pada 27 Oktober 2023, militer Zionis kehilangan 367 personel dalam operasi. Selain itu 37 personel laiannya tewas di Lebanon sejak memulai operasi darat melawan Hizbullah pada 30 September.

Periode tugas pasukan cadangan juga telah diperpanjang untuk menghadapi perang yang tak jelas kapan ujungnya. Beberapa pasukan cadangan mengeluh tidak bisa melakukan kehidupan normal selama 6 bulan berturut-turut penugasan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
7 jam lalu

Presiden Mahmoud Abbas: Israel Rampas Tanah Palestina, Rusak Solusi Dua Negara

7 jam lalu

Menlu Sugiono Tegaskan Perdamaian Gaza Harus Disertai Pemulihan dan Rekonstruksi

10 jam lalu

Momen Delegasi RI Walk out saat PM Israel Netanyahu Pidato di Sidang Umum PBB

9 jam lalu

Viral Pemain Israel Diusir Wasit dari Lapangan usai Selebrasi Menembak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal