Jerman Bakal Jatuhkan Denda Besar bagi yang Tolak Vaksinasi Campak

Nathania Riris Michico
Ilustrasi vaksinasi campak. (foto: DPA/PICTURE ALLIANCE)

"Di taman kanak-kanak ada anak di bawah 10 bulan, yang terlalu muda untuk vaksinasi dan karenanya terancam (terinfeksi campak)," lanjut Spahn.

RUU yang diajukan Jens Spahn memuat opsi berbeda untuk orangtua dari anak usia sekolah. Lantaran di Jerman ada wajib belajar untuk tingkat pendidikan dasar, anak-anak yang tidak divaksinasi campak tidak bisa dikeluarkan dari sekolah.

Jadi orangtua mereka akan diharuskan membayar denda besar.

Namun untuk anak di bawah usia 10 bulan, atau anak yang lebih tua namun tidak dapat divaksinasi campak karena alasan kesehatan -misalnya penerima organ donor atau orang yang menderita leukemia- orangtua harus membuktikan kondisi medis itu.

Menurut RUU vaksinasi yang baru, pada Juli 2020 orangtua yang mendaftarkan anak-anak mereka untuk taman kanak-kanak atau sekolah perlu menyertakan bukti bahwa anak-anak mereka telah divaksinasi.

Vaksinasi juga akan menjadi wajib bagi karyawan rumah sakit dan praktik medis swasta.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
14 hari lalu

Jet Tempur F-16 AS Jatuh di Jerman

15 hari lalu

Kanselir Jerman Sindir Era Trump, Hubungan dengan AS Tak seperti Masa Kennedy dan Reagan

17 hari lalu

2 Negara Bagian Jerman Gelar Pemilu, Posisi Kanselir Friedrich Merz Jadi Sorotan

19 hari lalu

Kaget! Kanselir Jerman Bilang Era Persahabatan Eropa-AS sejak Perang Dunia II Telah Berakhir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal